Moto GP Bisa Berakhir di Motegi

By : Doni Wahyudi, detikSport

Motegi Masih ada empat seri tersisa di kalendar Moto GP musim ini. Namun perebutan gelar juara akan berakhir di penghujung pekan ini jika Casey Stoner tampil sebagai juara.

Stoner yang 16 Oktober mendatang akan berusia 22 tahun bukan hanya berpeluang menjadi juara dunia baru di Montegi, Minggu (23/9/2007). Dia juga akan menjadi pahlawan Ducati karena sukses tersebut juga akan menjadi gelar juara dunia pertama buat pabrikan Italia itu.

Syarat Stoner mengamankan dua raihan sejarah itu tidaklah mudah, dia harus berada di podium teratas alias menjadi juara.

Stoner kini mengumpulkan 287 poin, atau unggul 76 angka dari Valentino Rossi (211) di posisi dua. Dengan menjadi juara, 25 poin tambahan akan dia dapat yang membuat total nilainya menjadi 312.

Andaikan Rossi mampu finish di posisi dua GP Jepang nanti dan memborong gelar juara di tiga seri terakhir, itu tetap tak cukup mengejar poin Stoner. Jumlah poin maksimal yang bisa dikumpulkannya dari hasil tersebut cuma 306.

Peluang Stoner untuk mengakhiri kompetisi Moto GP musim ini di Jepang juga terhitung besar. Ducati selalu menjadi penghuni podium tertinggi Motegi dalam dua tahun terakhir dengan Loris Capirossi sebagai juaranya.

Rossi? Sayangnya dia justru kurang punya nasib baik di Motegi. Sejak gabung Yamaha tahun 2004, The Doctor belum pernah jadi juara di sirkuit sepanjang 2,493 km itu.

“Motegi adalah kandang Bridgestone dan itu berada di Jepang, jadi saya tahu Ducati selalu berniat tampil baik di sana!” sahut Stoner mengisyaratkan dirinya tidak khawatir meski harus berlaga di Jepang yang merupakan kandang tim lawan.