Casey Stoner, Juara Dunia di Musim Kedua

By : Andi Abdullah Sururi, detikSport

Motegi Casey Stoner kini menyandang predikat juara dunia. Titel memenangi Moto GP 2007 diraih pembalap muda Australia itu di musim keduanya berkarir di kelas primer Grand Prix motor.

Stoner tidak promosi ke Moto GP sebagai mantan juara dunia di kelas 125cc atau 250cc. Prestasi terbaiknya adalah runner up 250cc di tahun 2005, saat ia hanya kalah dari Dani Pedrosa.

Berbarengan dengan Pedrosa, di tahun 2006 Stoner masuk Moto GP. Jika Pedrosa langsung direkrut tim elit Repsol Honda, ia bergabung dengan tim Honda LCR, berjuang sendirian untuk tim tersebut.

Di balapan keduanya Stoner langsung meraih pole position. Namun ia mengalami insiden beberapa kali sehingga hanya finis di urutan kedelapan dalam debutnya. Podium nomor dua di Turki adalah capaian terbaiknya, disalip di tikungan terakhir lap terakhir oleh Marco Melandri.

Performa tersebut cukup untuk meyakinkan Ducati merekrut pria kelahiran 16 Oktober 1985 itu. Ia pun diduetkan dengan pembalap kawasan Loris Capirossi untuk menunggangi Desmosedici GP7 bermesin baru 800cc.

Hasilnya sungguh luar biasa. Stoner langsung menjadi “teror”. Ia memenangi seri pembuka di Qatar, sekaligus menjadikannya sebagai kemenangan dia yang pertama. Valentino Rossi dibuatnya bersusah payah untuk merangkak lagi setelah musim lalu juga dikalahkan Nicky Hayden.

Dari seri ke seri penampilan Stoner amat konsisten. Sampai seri ke-14 minggu lalu di Portugal, ia mampu menang delapan kali atau dua kali lebih banyak dibanding Rossi. Ia bahkan selalu finis dan tak pernah berada di luar posisi lima besar.

Capaian “terburuk” Stoner terjadi hari ini, Minggu (23/9/2007), di sirkuit Motegi, Jepang. Ia finis di urutan keenam dalam balapan yang dramatis karena penggantian motor massal di tengah balapan, karena kondisi trek berubah dari basah menjadi kering.

Kendati demikian Stoner malah memastikan titel juara dunianya hari ini juga. Menyusul nasib sial Rossi yang terlempar ke urutan 13, ia tetap naik podium untuk menerima tropi juara. Dengan 297 poin, ia takkan mungkin dikejar Rossi (214) di tiga seri terakhir.

Stoner pun mencatat rekor sebagai pembalap termuda kedua yang pernah menjuarai kelas primer ajang Grand Prix motor, dalam usia 21 tahun 342 hari. Rekor tersebut masih dipegang Freddie Spencer dari Amerika Serikat, yang memenangi balapan kelas 500cc di tahun 1983 dalam usia 84 hari lebih muda dari Stoner.

Selamat buat Casey Stoner.