Pekan Yang Menyedihkan

By : Doni Wahyudi, detikSport

Motegi Start dari posisi dua, sempat memimpin, namun tertimpa sial lalu finish di posisi 13 dan kembali gagal menjadi juara dunia. Akhir pekan yang menyedihkan buat Valentino Rossi.

Rossi setidaknya harus meraih poin untuk menunda Stoner meraih gelar juara dunia di Moto GP Jepang, Minggu (23/9/2007) lalu. Sayang bukan itu yang terjadi di sirkuit Motegi.

“Sangat menyedihkan apa yang terjadi pada kami akhir pekan ini, karena saat lintasan kering kami lebih cepat dari Stoner dan kami punya peluang,” ungkap Rossi di Motorcyclenews, Selasa (25/9/2007)

Start dari posisi dua di belakang Stoner, Rossi sempat merosot ke posisi tujuh. Namun perlahan jagoan Fiat Yamaha itu mampu merangsek ke atas untuk kemudian berada di posisi terdepan.

Pergantian motor yang dilakukannya menyusul mulai keringnya lintasan menjadi awal bencana Rossi. Motornya terlihat tidak maksimal yang memaksanya kembali masuk pit dua lap berselang.

“Saya memakai ban intermediate di depan, itu normal dalam kondisi ini. Tapi motor sangat sulit dikendalikan juga untuk berbelok, rasanya ada masalah serius terjadi,” lanjut Rossi.

“Saya sempat kembali tapi mekanik tidak menemukan sesuatu yang salah jadi saya langsung kembali lagi. Dan semuanya sudah terlambat, balapan sudah berakhir buat saya, juga perebutan gelar juara dunia. Setelah empat dan lima lap ban mulai terasa lebih baik dan bisa bertahan. Tapi kalau tidak ada masalah ini bisa saja saya berada di podium atau bahkan bertarung dengan (Loris) Capirossi,” sesal Rossi.