Dikutip dari buku Gue Bukan Superman, Miriam Adderholdt, Ph.D. dan Jan Goldberg.

  • Pengejar prestasi : Bikin riset yang diperlukan buat makalah, mengerjakannya sungguh-sungguh, mengumpulkannya tepat waktu, dan merasa pede dengan apa yang sudah kamu pelajari.
  • Perfeksionis : Bikin tiga draft, bergadang dua malam berturut-turut, mengumpulkannya telat karena kamu pengen segalanya benar (dan masih nggak puas sama makalah kamu).
  • Pengejar prestasi : Belajar buat ulangan, mengerjakannya dengan pede, dan merasa senang dapat nilai 96.
  • Perfeksionis : Belajar terburu-buru pada menit-menit terakhir, telapak tangan keringatan waktu mengerjakan ulangan, dan merasa nggak senang dengan nilai 96-mu karena ada temanmu yang dapat 98.
  • Pengejar prestasi : Memilih bekerja dalam kelompok karena kamu menikmati belajar dari berbagai pengalaman dan cara orang lain yang berbeda-beda.
  • Perfeksionis : Selalu bekerja sendirian karena nggak ada yang bisa mengerjakan sebaik kamu – dan kamu nggak mau orang lain kecipratan dapat nilai melebihi nilai 10 kamu.
  • Pengejar prestasi : Bangga menerima penghargaan meskipun namamu salah dieja. (Kamu tahu itu bisa diralat nanti.)
  • Perfeksionis : Menerima penghargaan dengan marah karena namamu yang tercantum salah.
  • Pengejar prestasi : Membaca cerita yang kamu tulis buat koran sekolah dan menyadari editor sudah memperbaiki tulisannya.
  • Perfeksionis : Marah-marah karena editor sudah merusak hasil tulisanmu.
  • Pengejar prestasi : Bergaul sama orang-orang yang menarik, menyenangkan, dan asyik.
  • Perfeksionis : Ogah bergaul sama orang-orang yang bukan bintang olah raga, pintar, dan populer.
  • Pengejar prestasi : Mau mencoba hal-hal baru, mengambil risiko, dan belajar dari pengalaman dan kesalahanmu.
  • Perfeksionis : Menghindari pengalaman baru karena kamu ngeri bikin kesalahan, terutama di depan umum.
  • Pengejar prestasi : Memutuskan jadi pelayan kafe part time buat nyari tambahan uang saku sambil cari pengalaman.
  • Perfeksionis : Memutuskan untuk memulai usaha kafe sendiri meskipun belum punya pengalaman dan modal cukup.
  • Pengejar prestasi : Menjaga kamar kamu lebih bersih dan rapi, lebih sering merapikan tempat tidur dan menyimpan baju-baju.
  • Perfeksionis : Nggak bisa meninggalkan kamar sampai tempat tidur dan kamarmu rapi, persis kayak sebelumnya.
  • Pengejar prestasi : Ikut les tenis dan ikut dua atau tiga kali seminggu buat senang-senang dan bergabung sama klub tenis sebagai tantangan buat diri sendiri.
  • Perfeksionis : Ikut les sesering yang kamu bisa, berlatih tiap hari, dan nggak bakalan puas kalau belum bisa mengalahkan semua pemain lain dalam klubmu.