Rossi Jeblok, Michelin Salahkan Yamaha

By : Doni Wahyudi, detikSport

Motegi Yamaha dan Valentino Rossi kembali menuding Michelin sebagai penyebab kegagalan di Moto GP Jepang. Tapi kali ini pabrikan ban Prancis itu membantahnya, dan mengatakan kesalahan ada di pihak Yamaha.

“Kesan pertama adalah ban seperti kurang angin, jadi saya berhenti. Tapi setelah melalui empat lap saya mulai mendapatkan temperatur yang pas buat ban, tapi semuanya sudah berakhir. Bannya normal, tapi sepertinya itu tidak bekerja dengan baik, bannya terlalu dingin,” ungkap Rossi usai balapan.

Michelin sepanjang musim ini beberapa kali dikritik Yamaha dan Rossi karena tak mampu memberikan ban yang kompetitif dengan Bridgestone. Namun kali ini mereka menolak disalahkan atas kegagalan Rossi di Motegi.

“Apa yang terjadi? Saya bisa katakan kalau penutup ban di motor Rossi sempat dilepas dan dipasang tiga kali, jadi jelas saja temperatur ban menurun. Saat saya membaca press release Yamaha yang menunduh kami sebagai penyebab masalah Rossi, saya tidak bisa mempercayainya,” ungkap Manajer Ban Motor Michelin Jean-Philippe Weber di Autosport, Selasa (25/9/2007).

Di Moto GP Jepang lalu, Rossi sempat memimpin balapan meski start dari posisi tujuh. Sayang setelah mengganti motor ia merosot jauh sebelum akhirnya finis di posisi 13.

“Saya pikir masalahnya ada di temperatur ban, setelah saya masuk kembali, lintasan masih basah dan temperatur ban depan merosot drastis,” sahut Rossi pasca balapan.

Komenyar Rossi itu diamini Weber. Kondisi lintasan dan pitlane yang sebagian masih basah juga memberi kontribusi besar dalam menurunkan temperatur ban.

“Pitlane masih basah saat Rossi kembali bergabung ke trek, ini juga memberi kontribusi. Dan terakir, saya pikir setingannya terlalu keras, dan kami sudah memperingatkan soal hal itu,” pungkas Weber.